logo

Copyright ©2016 LAZIS PLN Pusat

Disable Preloader

Detail Rubrik

Upaya Memutus Rantai Kemiskinan

Pendidikan adalah senjata yang paling ampuh yang bisa Anda gunakan untuk mengubah dunia” Nelson Mandela (1918-2013)

Salah satu program unggulan nasional LAZIS PLN dibidang pendidikan adalah memberikan bantuan Beasiswa Cahaya Pintar kepada mahasiswa muslim dhuafa di seluruh Indonesia yang memiliki motivasi tinggi dan berprestasi.

Pada tahun 2016 LAZIS PLN berkomitmen untuk menyalurkan dana zakat bagi program tersebut sebesar Rp 40 miliar kepada 2.000 mahasiswa dhuafa diberbagai PTN dan PTS dengan berbagai fakultas dan jurusan di 12 Propinsi seluruh Indonesia.

Maksud dan tujuan dari Beasiswa Cahaya Pintar ini agar kaum dhuafa (fakir miskin) mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidupnya dari penerima zakat (mustahiq) menjadi pembayar zakat (muzakki).

Penyerahan beasiswa secara simbolis telah dilakukan di berbagai provinsi, diawali dengan penandatangan MoU antara Pembina LAZIS PLN (Direksi) bersama para Rektor PTN dan PTS penerima beasiswa yang disaksikan oleh Gubernur atau Menteri terkait.

Beasiswa Cahaya Pintar diberikan dalam bentuk santunan sebesar Rp5 juta setahun atau Rp2,5 juta per semester untuk setiap mahasiswa, sampai mahasiswa tersebut lulus atau maksimal empat tahun.

Sampai saat ini penyerahan bantuan Beasiswa Cahaya Pintar sudah dilakukan di enam provinsi di Indonesia, yaitu NTB, Jawa Barat, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua. Insya Allah dalam waktu dekat ini akan dilakukan di Provinsi Sulawesi Selatan, , Jawa Timur, DI Yogyakarta, Sumatera Barat, Kalimantan Utara dan Maluku.

Disamping itu, mahasiswa penerima bantuan diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan tanggap darurat bencana, kepemimpinan, wirausaha, dan dilibatkan dalam berbagai kegiatan pemberdayaan program LAZIS PLN.

Khusus untuk provinsi Papua dan Maluku, LAZIS PLN menyediakan beasiswa untuk melanjutkan studi di Jawa pada Politeknik yang berhubungan core bisnis PLN, dengan harapan setelah menyelesaikan kuliah di Jawa mahasiswa tersebut bisa kembali kedaerahnya dan bekerja di PLN.

 

“Tuntulah ilmu meskipun harus sampai kenegeri Cina”

 

Terkait dengan upaya mencerdaskan anak bangsa, disamping memberikan Beasiswa Cahaya Pintar, LAZIS PLN juga memiliki sekolah unggulan gratis dhuafa yang dikelolasendiri, yaitu pendidikan ditingkat SLTA (SMK Informatika di Depok, SMK Mekatronika Nurul Barqi di Semarang) maupun Pesantren PeTIK (Pesantren Teknolog iInformasi dan Kelistrikan) di Depok setingkat Diploma 2 yang sudah berjalan sekitar lima tahun.

Harapan kami dengan program pendidikan unggulan ini dapa tmewujudkan mimpi anak bangsa dan akan lahir pemimpin masa depan diberbagai bidang profesi yang berasal dar ikeluarga tidak mampu (dhuafa), dan dapat membawa kesejahteraan umat manusia di dunia dan di akhirat serta mendapat ridho dari Allah SWT.

 

 

Share:


Share to Facebook
Tags: